Tuesday, September 8, 2015

Sinopsis Second Time Twenty Years Old Episode 4 Part 2

Min Soo masuk ke dalam sebuah ruangan, tiga senior didepanya seperti sebagai juri dan salah satu duduk di sofa mendengarnya.
Aku pikir empat tahun di perguruan tinggi akan memutuskan sisa hidupku. Sekarang, nilai IPK atau nilai sekolah menjadi jamin untuk hidup yang lebih baik,bukan sebatas pekerjaan. Menurut pendapatku, kualitas hidup ditentukan oleh tempatku bekerja.Oleh karena itu, kuliahku harus dikhususkan untuk itu.” Ucap Min Soo dengan bahasa inggris
Seniornya bertanya apakah ia sedang berkencan sekarang, karena club mereka dilarang anggotanya untuk berkencan. Min Soo menjawab tak ada dalam rencananya untuk berkencan, lalu memberitahu Nilai TOIECnya 900 dan sedang ikutles bahasa Inggris,dan segera membentuk kelompok belajar.

Soon Nam sedang menuju kelasnya melihat No Ra yang duduk sendirian didalam kelas, lalu teringat salah satu anggota dance junior mengatakan akan pindah kelas, tapi No Ra seperti tak ada yang memberitahu. No Ra baru mendapatkan pesan kalau kelas mereka pindah ruangan.
Di kelas, beberapa anak membicarakan pada senior yang marah bahkan kalau sampai dilaporkan kepada polisi atas pencemaran nama baik maka para junior akan menjadi saksi. Beberapa mahasiswa berharap supaya No Ra berhenti saja dari kampus karena membuat semua mahasiswa tak nyaman.
Soon Nam yang mendengar semua pembicaraan langsung berteriak menyuruh semuanya untuk berhenti membicarakan No Ra lalu berdiri didepan podium. 

Kalian....Siapa yang menganiaya kalian? Dan siapa yang harus berhenti kuliah? kau bilang kita hanya bicara omong kosong untuk anjing liar?” teriak Soon Nam, Joo Hyuk binggung siapa yang dibicarakan Seniornya.
Apakah kalian semua ingin wanita itu berhenti kuliah? Apakah yang dia lakukan itu salah? Bukankah kalian yang pengecut? Mengapa dia harus khawatir ketika dia melakukan hal yang benar? Jujur, dia telah melakukan sesuatu yang benar. Kalian dan senior kalian tidak bisa melakukannya.” Teriak Soon Nam
Joo Hyuk menyuruh Soon Nam keluar saja kalau bukan anak jurusan sastra, Soon Nam berteriak meminta maaf harus bicara omong kosong karena bukan mahasiswa dari jurusan sastra, tapi ia sendiri malu pada usia mereka semua lalu keluar ruangan.
No Ra berdiri didekat pintu, bisa mendengar Soon Nam ternyata membela didepan para mahasiswa yang mengejeknya, lalu ia pun masuk ke dalam kelas dan duduk dibagian belakang kelas. 

No Ra duduk di taman sambil mengambar kejadian sebelumnya, teringat kembali ucapan para senior yang  menyindirnya karena menegur Prof Sung.
Apakah kau akan langsung kerja setelah selesai kuliah? Apakah kau peduli dengan nilaimu? Apakah kau peduli, apa yang profesor pikirkan tentangmu?
Lalu kata-kata Hyun Suk Sekarang, Jangan menghina anak-anak itu. Ini generasi yang berbeda. Mereka dipersiapkan oleh universitas selama 6 tahun dan sekarang masuk tahun ke 4. Apakah kau tahu bagaimana perasaan mereka?Ia juga teringat dengan Min Soo yang terus belajar di perpustakan, padahal seharusnya bisa berlibur sejenak. 

No Ra kembali datang ke taman, melihat Hyun Suk yang sudah duduk disana. Hyun Suk berdiri sambil mengatakan hari ini sangat beruntung, No Ra binggung.
Tidak peduli berapa kali aku mengatakan "tidak", masih banyak mahasiswa yang menyalahkan tindakanku. Dan juga Aku tidak suka bubur.Jadi Ini bubur untukmu.” Kata Hyun Suk yang sudah menaruh makanan berisi bubur dibangku.
Kau membawa ini hanyauntukku?” tanya No Ra
Kau pikir aku gila? Aku hanya mampir. Ini akan menjadi sampah untuk dibuang. Dan itu jauh lebih baik daripada kimbap segitiga.” Ucap Hyun Suk lalu pergi meninggalkan taman. No Ra bertanya-tanya dengan sikap Hyun Suk, berpikir temannya itu sedang terserang suatu penyakit. 

Yi Jin dan Woo Chul kaget karena bertemu di ruangan Hyun Suk bersama-sama, mereka pun menyadari keduanya dikirimkan pesan oleh Hyun Suk untuk bertemu, lalu keduanya terlihat berpura-pura tidak saling mengenal dan acuh. Woo Chul membaca pesan Hyun Suk yang akan terlambat 30 menit, Yi Jin seperti bisa sedikit bernafas lega.
Mengapa kau berpikir dia ingin menemui kita?” ucap Yi Jin binggung
Mungkin dia ingin meminta kita mensponsori proyeknya lagi. Lalu kenapa dia memintaku untuk datang?”” Kata Woo Chul mendekatkan badanya ke meja.
Seperti yang sudah aku bilang. Dia bilang tidak bisa bekerja denganmu karena kalian berdua punya rencana yang sangat berbeda.” Kata Yi Jin
Apa yang dia katakan padamu, ia diminta bertemu denganmu?” bisik Woo Chul semakin mendekatkan tubuhnya dan tangan Yi Jin memegang Woo Chul 

Hyun Suk tiba-tiba masuk menyindir keduanya yang sudah janjian, Woo Chul gugup karena sebelumnya Hyun Suk mengatakan akan terlambat 30 menit. Hyun Suk berpura-pura salah mengirim pesan karena seharusnya dikirimkan pada Song Ye.
Yi Jin pun beralasan ada sesuatu di baju Woo Chul jadi saling duduk berdekatan. Hyun Suk seperti tak peduli dan langsung duduk memberitahu alasan ingin bertemu dengan mereka berdua.
Aku telah memutuskan untuk menerusakan proyekku. ,,Profesor Kim, mari berkolaborasi mensukseskan proyek itu. Dan Profesor Kim Yi Jin, aku sangat berterima kasih telah menseponsori ini selama 5 tahun.” Kata Hyun Suk dengan cepat, Woo Chul da Yi Jin sempat melonggo tapi setelah itu tersenyum sumringah. 

Hyun Suk yang kembali ke dalam kantor, teringat dengan kejadian dibar ada seorang mahasiswa yang mengambil video saat Prof Sung melakukan tindakan pecelehan seksual.
Dalam kenyataannya mereka merekam kejadian itu, mereka jelas mengerti itu salah Dan mereka marah dan berkonflik.” Ucap Hyun Suk yang sudah ada didalam kantornya.
Tapi mereka tidak bertindak. Kalau itu aku, aku akan bertindak. Tapi aku 20 tahun? Aku meragukan itu dan  tidak ingin identitasku terungkap. Mungkin aku tidak akan menjdi saksi.” Ucap Sang Ye menurut pendapatnya.Hyun Suk berteriak karena No Ra harus ikut campur
Dia tidak takut pernah takut dengan apapun karena ia sedang sekarat? Dia pergi ke ke kampus tanpa sepengetahuan keluarganya. Dia ingin merasakan kehidupan kampus sebelum dia meninggal Bakhan Dia ingin mengambil kelas psikologi. Dan dia tidak memberitahukan tentang penyakitnya pada suaminya. Itu berarti dia mencintai suaminya, kan?” ucap  Hyun Suk yang duduk dengan tenang.
Sang Ye yang binggung mengatakan orang itu pasti sangat mencintainya, Hyun Suk menegaskan tak bisa membiarkan No Ra itu pergi seperti itu, karena sudah melakukan hal yang baik dengan melaporkan pelecehan seksual tapi menjadi mahasiswa buangan, selain itu ia juga tidak bisa membiarkan dia mati dalam kesengsaraan karena No Ra dulu adalah temannya. 

Flash Back
Hyun Suk sedang mendengarkan earphone sambil melempar dedaunan di sungai, No Ra berteriak memanggilnya bertanya apa yang sedang dilakukanya, Hyun Suk melepaskan earphonenya mengataka sedang mencari tahu cara mengubah suara air. No Ra pun dengan senyumannya membantu Hyun Suk melempar dedanuan.
Setelah itu keduanya makan semangka bersama diatas batu, Hyun Suk menceritakan ia yan selalu saja bermasalah dengan guru karena imajinasinya, No Ra menyuruh Hyun Suk tak perlu membuat gurunya itu menjadi penghalang.
Karena kau adalah Seo Taiji. Ketika Seo Taiji and Boys memulai debutnya, semua orang dewasa berpikir mereka terlihat sangat aneh dan Ketika pertama kali kau berkolaborasi dengan Yoon Young, aku benar-benar terkejut. Maksudku, antara balet dan tari modern?” jelas No Ra, Hyun Suk tersenyum
Jadi, Kau berpikir guru itu salah. Mengapa seorang harus selalu berada di balik panggung?Bahkan sekarang, lihat dirimu. Di usia 20 tahun, Kau akan menjadi produsen terbaik di Korea.” Kata No Ra penuh semangat
Hyun Suk menyuruh No Ra tak perlu banyak omong kosong, No Ra yakin semua yang dikatakanya akan terwujud. Hyun Suk bertanya apa yang akan dilakukan apabila impiannya ini tak akan terwujud dalam 20 tahun, No Ra pun mengajak mereka membuat kapsul waktu dan akan dibuka setelah 20 tahun. 

Sang Ye menyadarkan Hyun Suk yang melamun, Hyun Suk mengingatka kan No Ra adalah teman SMAnya dulu jadi mengajak untuk melakukan sesuatu. Sang Ye terlihat hanya bisa diam.
Seung Hyun yang mengambil paruh waktu sebagai kurir tak sengaja mengantarkan barang ke tempat dosennya, Hyun Suk pun masih bisa mengenal Seung Hyun adalah anak muridnya lalu mengajak makan bersama karena mereka baru saja memesan pizza. 

Hyun Suk pun mulai mengobrol dengan Seung Hyu, ak percaya mahasiswa itu melihat "The Yellow Envelope". Seung Hyun pun mengakui memiliki foto Hyun Suk secara candid camera. Sang Ye pikir Seung Hyu seperti paparazi.  
Omong-omong,  Aku mendengar ada sesuatucdi fakultas sastra. bahwa mahasiswa yang lebih senior menciptakan suatu kekacauan” ucap Hyun Suk
“dan Profesor Sung tidak akan melupakanya begitu saja, Dia itu dosen yang konyol, Kau tahu.” Kata Sang Ye, Seung Ye terlihat gugup.
Hyun Suk rasa apabila si penghembus tetap bertahan maka pelakua harus pergi, karena tidak bisa hidup berdampiangan. Song Ye rasa karena sudah dewasa, jadi wanita itu merasa baik-baik saja tapi mungkin sulit untuk bergaul dengan mahasiswa lainya.
Apakah kau berpikir begitu? Ketika orang seusiamu, orang tua berada di dunia yang berbeda. Apakah kau berpikir semuanya akan terselesaikan jika dia meninggalkan universitas? Aku hanya ingin tahu.” Ucap Hyun Suk
Apakah tujuanmu menelponku untuk datang ke sini?” kata Seung Hyu sudah tahu arahnya. 

Yi Jin dan Woo Chul makan malam bersama dengan perayaan dimulainya proyek "You and Now" lalu minum wine bersama. Yi Jin mengeluh seharusnya mereka minum wine itu ketika status Woo Chul sudah sendirian. Woo Chul pikir hidup itu tak selalu seperti yang direncanakanya.
aku tidak bisa menikah di bulan Mei mendatang, seperti yang direncanakan. Padahal  benar-benar ingin melakukannya pada bulan Mei.” Ungkap Yi Jin
Mengapa kita tidak bisa melakukannya di bulan Mei? Kita akan melakukannya.” Kata Woo Chul yakin
Aku bilang, kita tidak bisa melakukannya. Setelah enam bulan. Kau menjadi bebas di bulan Maret, kita akan mulai berkencan. Lalu bulan September. Dari September sampai pernikahan tanggal 10 Mei, itu hampir sembilan bulan. Ini waktu yang tepat untuk punya anak, tepat sebelum menikah.” Jelas Yi jin
Woo Chul pikir apabila ia bercerai pada bulan Juni maka waktu kencan mereka terlalu pendek jadi lebih baik mereka mulai berkencan lebih dulu. Yi Ji langsung menolak dengan tegas karena akan menjadi rumor perusak rumah tangga orang. Woo Chul mengerti lalu meminta supaya Yi Jin juga mengerti tentang sikapnya pada mantan istri dan anaknya. 


No Ra pergi ke warnet membaca berita berjudul “Mahasiswa Perempuan Berusia 30-an Hendak mengadukan Siswa SMP” dan semua murid diminta untuk tak berteman denganya. Ia teringat kembali dengan kata-kata ketua jurusan.  Jika kau ingin terus pergi kuliah,Kau harus meminta maaf.
Ia berpikir seharusnya sekarang meminta maaf pada Prof Sung saja. Ponselnya berdering, Seung Hyun menelpnya. No Ra pun datang ke tempat Seung Hyun yang menjadi pelayan sebagai pekerja paruh waktu, tapi karena Seung Hyun sedang sibuk melayani tamu, No Ra pun mencoba memesan minuman lain yang sama dengan meja didepanya.
Seung Hyun akhirnya menemui No Ra memberikan USB sambil mengatakan hanya itu yang bias dilakukan untuknya, yaitu video Profesor Sung  yang sudah dirumah saat kejadian. No Ra tak percaya kalau Seung Hyun memiliki semua video yang dilakukan Prof Sung pada semua mahasiswanya.
Aku tidak bisa memberitahumu, di mana aku mendapatkannya. Kau yang memutuskan.” Kata Seung Hyun
Jadi, dengan ini aku dapat ...” kata No Ra terhenti 

Ia berhayal saat melakukan hal itu akan menjadi terdakwa dari pencemaran nama baik karena tuduhan Pelecehan Seksual dan akhirnya digiring polisi dari kampus. Hyun Suk yang melihat hanya bisa mengelengkan kepala tak percaya tanpa mau membantu menyelamatkanya.
No Ra tersadar dari lamunannya, lalu meminum semua minuman yang baru dipesan sampai sudah habis lima gelas bahkan meminta dibawakan satu gelas lagi. Seung Hyun tak bisa mengingatkan karena banyak pelanggan yang harus dilayaninya. 

Di kantor
Sang Ye mengupdate status di fans page Hyun Suk, kalau sudah tidak ada penerimaan naskah. Hyun Suk yang ada didepannya melihat ada tumpukan naskah yang terpisah. Sang Ye memberitah itu tumpukan naskah yang ditolak. Hyun Suk menyuruh tak perlu membuangnya dan membiarkan di kantornya.
“Tapi.. Apakah kau pikir Ha No Ra akan bias melaluinya?” tanya Sang Ye penasaran
Apa yang tidak bisa orang sekarat lakukan?” ungkap Hyun Suk terlihat tak yakin. Sang Ye rasa Hyun Suk itu  sangat khwatir
Dia akan melakukannya dengan baik dan punya kemauan yang kuat.” Ungkap Hyun Suk lalu ponselnya berderin, Seung Hyun menelpnya. 

Hyun Suk sudah ada dibar mencoba membangunkan No Ra yang sudah tertidur karena mabuk, No Ra sedikit membuka matanya melihat Hyun Suk yang datang, Hyun Suk mengumpat No Ra itu ingin cepat mati
Tidak, tidak ... tidak. Mengapa aku harus mati? Aku tidak ingin mati. Masih banyak yang harus aku lakukan Akan sangat tidak adil, jadi aku tidak harus mati.” Ucap No Ra yang mabuk, Hyun Suk pun mengajak No Ra pulang saja.
Aku tidak bisa pulang, karena Aku harus membuat keputusan yang benar-benar penting sekarang. Tapi, Aku belum bisa memutuskannya.” Kata No Ra yang kembali membaringkan kepalanya, Hyun Suk sempat menahan gelas-gela siatas meja agar tak jatuh.

 “Mengapa kau tidak bisa memutuskannya?” tanya Hyun Suk
Karena aku tidak bisa pergi ke kampus. Sekarang sebelum aku mati.Aku akan melakukan semuanya yang terpendam selama 20 tahun.Apakah itu suatu kejahatan? Yang  aku inginkan adalah hidup seperti seorang mahasiswa normal. Mengapa kau pikir ku ingin pergi jauh? Terutama ketika semua orang sangat membenciku?” kata No Ra mengangkat kepalanya menahan sedih
Hyun Suk pun melihat No Ra seperti kasihan, No Ra berpikir Hyun Suk dan mahasiswa lainnya seperti tidak memperbolehkan mengatakan sesuatu sambil memandang Usb ditanganya lalu tertelungkup menangis. Hyun Suk tahi temannya itu adalah Ha No Ra jadi pasti melakukan sesuatu. 

Pagi Hari
No Ra sudah terbangun diatas tempat tidurnya, tanganya tetap mengenggam USB dan Woo Chul yang sedang berpakaian mengingatkan istrinya yang penuh semangat menjambak rambut Yoon Young. No Ra akhirnya langsung duduk diatas tempat tidurnya.
“Saat itu aku kurang ajar dan Kau tidur. Aku ada pertemuan penting, tapi semalam aku tidak memakai dasi.Alkohol tidak benar-benar menghiburmu. Itu hanya memberimu ilusi.Jika pembukaan toko adalah suatu penekanan untukmu,katakan saja padaku.Aku akan membantumu.” Ejek Woo Chul lalu keluar dari kamar. 

No Ra mengingat kejadian sebelumnya, Hyun Suk berteriak dibelakang kemudi menanyakan alamatnya. Lalu ia memberitahu Kangnam-gu, Hyunyang-dong.Hope Apartment Building! setelah itu ia baru merasakan yang namanya pingsan setelah mabuk seperti yang dikatakan orang-orang dan ia tak bisa mengingat apapun.
Setelah itu mengingat ucapan Hyun Suk untuk mengingat saat ia masih SMA ketika Yoon Young berkali-kali menjambak rambutnya tapi tetap masih bisa berdiri, bahkan bisa membuat Yoon Young ketakutan dengan ancamannya. 


 Prof Sung sedang ada diruangannya menerima email dari Ha No Ra,
Aku Ha No Ra mahasiswi jurusan sastra,Aku memiliki video kejadian malam itu.Jika kau tidak mengundurkan diri, maka Aku akan mengirimkan file video asli ke pusat kesetaraan gender.
Prof Sung melihat rekaman dirinya saat dengan sengaja memegang bahkan ingin mencium, lalu memegang paha dan dengan sengeja menurunkan baju mahasiswa agar bisa mengelus pundaknya. Akhirnya ia mencoba menelp Pengacara Park. No Ra berlari ketaman dengan wajah ketakutan setelah mengirim email 

Hyun Suk tiba-tiba masuk ke dalam berkomentar kalau ia dalam keadan itu makan tak akan melakukanya. Prof Sung pikir Hyun Suk itu seorang asisten dosen, Hyun Suk memperkenalak dirinya adalah seorang produser. Prof Sung langsung tersenyum dengan menanyakan apa keperluan Hyun Suk datang tanpa memberitahu.
Kau tidak perlu untuk memanggil pengacara untuk melihat video yang akan menjadi barang bukti atau tidak. Jangan memikirkan hal lain, dan mengakhirinya dengan menyerahkan pengunduran dirimu. Semua ini akan membuat mu mau pergi ke kanto polisi atau pusat kesetaraan gender...Aku akan menjadi saksi.” Kata Hyun Suk

Prof Sung binggung, Hyun Suk menjelaskan pada senin malama jam 7 sampai 9.15, ia ada di bar tersebut bersama dengan Prof Yi Jin  dan melihat semua kejadiannya. Prof Sung terlihat makin panik.

No Ra duduk ditaman sambil melihat buku impianya dan mengaris bawahi [Hidup seperti seorang mahasiswa yang sesungguhnya dan Berkenalan, bergabung dengan klub.] lalu memberikan tanda tanya karena belum mengetahui caranya.
Hyun Suk menelp No Ra, seperti seorang teman No Ra menyapanya. Hyun Suk menegur karena seorang mahasiswa menyapanya seperti itu. No Ra pun memanggil temannya sendiri “Prof Cha” sambil mengejeknya. Hyun Suk menyuruh No Ra datang ke kantornya seperti yang dibicarakan tadi malam.
Apakah kau tidak mau mengucapkan terima kasih padaku?” sindir Hyun Suk
Jadi kau yang datang kemarin.Apakah itu kau yang membawaku pulang? Terima kasih banyak.” Ucap No Ra tulus
Kau dapat berterima kasih padaku dengan mengerjakan suatu tugas, Datanglah ke kantorku.Ini urgent, jadi Naik taksi.”  Perintah Hyun Suk . 


 No Ra akhirnya sampai bertanya apa yang harus dilakukan dan yang terjadi semalam, ditambah lagi pertanyaan kenapa Hyun Suk bisa datang ke tempat itu karena ia tak ingat apapun kejadian semalam
Ada bagian tentang Ra Yoon Young bahwa kau tidak mungkin tahu.Lagipula, itu tak pernah terucap. Mungkin itu hanya mimpi...” kata No Ra yang masih binggung
Aku tidak memanggilmu untuk membahas masalah mabuk dan mengingat sesuatu.” Tegas Hyun Suk
Bukan masalah mabuk? Lalu Mengenai apa? Dulu aku pernah minum, jadi...” kata No Ra binggung
Hyun Suk mengeje No Ra yang terlalu baik terhadap mahasiswa baru. No Ra pikir dirinya itu hanya terlalu gugup padaal ia tidak minum yang banyak. Hyun Suk tak ingin membahasnya lagi menyuruh No Ra membaca tumpukan kertas dan memilih cerita yang pantas.
No Ra bertanya darimana kertas-kertas itu. Hyun Suk menegaskan haruskan ia memberitahu pada seorang mahasiswa, lalu mengingatkan dirinya adalah seorang prof dan meminta supaya No Ra memisahkan yang bagus dibagian kiri.

Beberapa saat kemudian, No Ra sudah membaca tulisan dan bisa mengetahui naskah itu yang dibahas ketika siaran diradio. Hyun Suk yang sedang membuat kopi mendengar suara bel, lalu  meminta No Ra tetap berkerja saja dan tak perlu khawatir.
Woo Chul masuk dengan wajah bahagia karena bisa datang lebih cepat lima menit,  Hyun Suk pun menyapanya dan ingin memperkenalakan seseorang, lalu memanggil No Ra untuk mengucapkan salam. No Ra dan Woo Chul sama-sama kaget sementara Hyun Suk dengan rencananya mendekap No Ra agar ada disampingnya. No Ra pun sempat kaget karena sikap Hyun Suk padanya.
bersambung ke episode 5 

Sinopsis Second Time Twenty Years Old Episode 4 Part 2 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: xvmwrs
 

Top