Friday, September 11, 2015

Sinopsis Yong Pal Episode 12 Part 2


Tae Hyun mengunakan topi bersembunyi dibalik tumpukan drum, anak buah Presdir Go tiba-tiba sudah keluar dari jendela belakang yang ditutup kayu. Tae Hyun melempar dengan ban dan pisau ditanganya pun terlepas. Anak buah Presdir Go terus menyerang, tapi Tae Hyun dengan cepat bisa menghindar dari lari ke lantai atas.
Polisi sampai digudang, Detektif Lee dan Kim masuk lebih dulu ke dalam melihat Man Shik yang tergeletak. Ia pun mencoba membangunkan Man Shik menanyakan keberadaan Yong Pal. Man Shik dengan tenang yang tersisa memberitahu ada orang gila berusaha membunuh Yong Pal.
“Ini tidak boleh terjadi, cepat Kirim dia ke UGD sekarang.” kata Detektif Lee lalu mencari Tae Hyun didalam gudang. Sementara Tae Hyun dan Anak buah Presdir Lee sedang berjalan seperti merayat di dinding gudang. 

Tae Hyun akhirnya melompat diatas kontainer dan Anak buah Presdir Go terus mengikutinya. Terdengar suara tembakan, Detektif Lee sudah berdiri mengacungkan pistol ke arah Anak buah Presdir Go, memerintahkan untuk tidak bergerak. 
“Jika kau bergerak, aku akan menembakmu. Jadi bergeraklah jika berani, Sekarang Berbalik.” perintah Detektif Lee berjalan menunju atas kontainer lalu menyuruhnya untuk berlutut. Anak buah Presdir Go berlutut, Tae Hyun terlihat binggung, Detektif Lee pun akhirnya meloncat ke atas kontainer.
“Yong Pal! Kau seharusnya bersembunyi! Kenapa kau merangkak keluar? Kau seorang kriminal yang tertangkap tangan sekarang. Tidak ada yang bisa membantumu.” teriak Detektif Lee dengan pistol yang mengarah pada anak buah Presdir Lee.
Lalu ia bertanya pada anak buah Presdir Go siapa sebenarnya orang itu, apakah ia tak suka Yong Pal. Anak buah Presdir Go langsung memelintir tangan dan mencekiknya, lalu membantingnya. Keduanya mulai berkelahi, Tae Hyun memutuskan untuk meloncat turun. 

Kaki anak buah Presdir Go di tahan saat akan mengejar, Detektif Lee pun kena tonjok dan banting akhirnya terlempar ke bawah dengan menghantam mobil pick up dan tergeletak ditanah. Tae Hyun melihatnya, Anak buah Presdir Go ingin turun tapi terdengar suara sirine polisi mendekat, memilih untuk kabur.
Tae Hyun melihat Detektif Lee yang tergeletak, akhirnya memecahkan botol kosong didekatnya, lalu mengambil pecahan yang cukup besar. Detektif Lee berbicara tak jelas, Tae Hyun menyuruh diam karena Paru-parunya terluka dan bisa mati.
Ia mengambil pulpen yang terselip di dalam buku agenda, lalu memakain bagian tabungannya. Setelah itu merobek sedikit dan memasukan tabung, Detektif Lee terlihat bisa bernafas. Terdengar teriakan polisi yang memanggil Detektif Lee, Tae Hyun langsung meminta maaf karena harus pergi, lalu berteriak memberitahu detektif Lee ada disana. 

Chae Young mondar mandir didalam kamarnya, bertanya-tanya tentang keberadaan Yeo Jin sekarang. Ia menelp perawat Han di lantai 12, untuk bertanya apakah ada yang masuk ke dalam kamar Yeo Jin, Perawat memberitahu Sek Min yang masuk ke dalam.
“Apa ada orang lain sebelumnya?” tanya Chae Young
“Tidak ada siapapun... Tapi... Oh, ada seseorang yang  berjalan menuju area terbatas. Tapi Kenapa kau bertanya?” ucap Perawat Han, Chae Young langsung menutup ponselnya.
Didalam kamar rawat, Yeo Jin kembali memakai perban mengingat percakapanya dengan Tae Hyun, saat merasa menyesal karna Pernikahan ini sangat tidak terencana. Tae Hyun pun berjanji akan menjadi walinya dan kembali. Dalam hatinya bergumam supaya Tae Hyun cepat kembali. Chae Young masuk ke dalam ruangan.
“Halo, Yeo Jin. Ini aku, Chae Young, Adik iparku.” sapa Chae Young, Yeo Jin terlihat hanya diam, Chae Young pikir seharusnya  Yeo Jin terkejut.
“Sudah lama tak bertemu” kata Yeo Jin lalu melepaskan perban diwajahnya. 

Keduanya duduk di sofa bersama, Chae Young pikir tak bisa menanyakan tentang keadaannya. Yeo Jin juga merasa tidak bisa menanyakan  hubungannya dengan Han Do Joon. Chae Young meminta supaya Yeo Jin tak datang ke pemakaman esok karena rencananya sudah bocor.
“Direktur Min mengkhianatimu Dan Han Do Joon sudah punya buku dana tertentu. Lari saja malam ini.” ucap Chae Young, Yeo Jin bertanya lari kemana
“Benar, itulah masalahnya. Tapi ke manapun kau pergi, atau tetap tinggal. bukankah itu lebih baik daripada  dikurung di area terbatas atau mati?” kata Chae Young
“Pergi, dikurung, atau mati? Jika hanya tiga pilihan, yang terakhir akan  lebih baik daripada yang lain.” kata Yeo Jin
“Jika kau datang kepadaku, kau tidak akan berada dalam situasi ini sekarang.” komentar Chae Young
“Maka aku akan berada  di area terbatas di Hotel Hanshin Atau...Rumah Sakit Jiwa?” balas Yeo Jin
Chae Young melihat Yeo Jin sudah benar-benar tajam. Yeo Jin memutuskan tetap  akan berada di pemakamannya besok pagi. Chae Young meminta Yeo Jin sadar dan tidak keras kepala. Yeo Jin meminta Chae Young tak bicara sembarangan, lal mengingatakan siapa dirinya itu sekarang.
“Jika kau tidak ingin berada di pihakku,  menjauhlah dariku. Jangan sampai terluka, Lalu aku akan membebaskanmu dari Han Do Joon. Dan...aku juga akan mengampuni keluargamu.” kata Yeo Jin
“Bagaimana jika aku berteriak sekarang bahwa Han Yeo Jin di sini?” ucap Chae Young
“Jika kau melakukan itu, maka kau tidak akan duduk  di sini tanpa memberitahu Han Do Joon.” ucap Yeo Jin yang sangat jeli.
Chae Young bertanya apa yang terjadi dengan Tae Hyun, Yeo Jin memberitahu Tae Hyun adalah penjaga penjara yang dibeli olehnya, Chae Young pun percaya lalu setuju akan ada dipihaknya dan akan melakukan apa saja, tapi akan mengambil Tae Hyun. Yeo Jin pun mengizinkan jika kakak iparnya itu mau. Chae Young bertanya apa yang harus dilakukanya sekarang.
Perawat Han melihat Chae Young yang akan pergi lalu menyapanya. Chae Young dengan senyuman sumringah mengatakan akan sedikit sibuk malam ini lalu pergi. Perawat Han yang melihatnya berkomentar suasana hati Chae Young sedang senang, lalu perawat tulalit berpikir Chae Young begitu bahagia karena adik iparnya mati
Di dalam kamar, Yeo Jin berjalan ke dalam kamar mandi sambil memegang gunting, lalu mengarah pada lehernya dan mengunting rambutnya perlahan. Sambil membuang diatas wastafel bergumam, “Han Yeo Jin yang kau kenal...sudah mati.” 


Spanduk masih terpasang [PEMAKAMAN NONA HAN YEO JIN] Semua penjaga berkumpul didalam ruangan, Kepala Penjaga memerintahkan anak buahnya untuk tidak akan mengizinkan kunjungan dari sembarang orang kecuali untuk VIP dan harus memiliki tiket untuk masuk.
Do Joon berangkat dari rumah, beberapa orang datang ke lantai 12 dengan membaca tas dan pakaian yang digantung lalu memberitahu akan masuk ke dalam ruangan Chae Young. Perawat tulalit melonggo melihat pakaian yang terlihat sangat bagus.
Chae Young pun memberitahu pasien yang harus mereka make over dan meminta untuk membuat canti saat datang ke pemakaman. Yeo Jin duduk didalam ruangan masih dengan perban yang menutupi wajahnya. 

Tepat jam 9 pagi, Tae Hyun mendatangi counter gedung pemerintahan untuk menanyakan apakah dengan paspor bisadigunakan untuk mendaftarkan pernikahan, pegawai mengatakan bisa lalu berkomentar Tae Hyun terlihat terburu-buru karena datang pagi sekali.
Presdir Go yang duduk terlihat kaget karena mengetahui Juru bicara Kim dari Majelis Nasional datang, akhirnya ia menyuruh untuk masuk saja. Dengan Cepat Jubir Kim langsung memberikan bunga dengan mengacuhkan Presdir Go. Mentri juga datang melirik sinis pada Presdir Go sebelum memberikan bunga.
Wajah Presdir Go panik, mencoba menelp Sek Min tapi Sek Min yang sedang dalam perjalanan sengaka merejectnya. Do Joon terlihat tersenyum karena rencana untuk mengusai Hansin akan segera terlaksana. 

Do Joon yang baru datang langsung dibisikan oleh pengawal tentang tamu yang baru saja datang, Sekertaris terlihat santai seperti sudah direncanakan olehnya. Ketika masuk ke dalam ruangan, Do Joon menyapa dua orang penting dengan bertanya apa yang membuatnya datang pagi-pagi sekali
 “Apa yang membuatku di sini??? Ketua Han, leluconmu sangat berlebihan. Dan juga... aku mengucapkan turut berduka cita.” kata Jubir Kim sambil berdeham
Do Joon seperti berpikir sebenarnya apa yang terjadi sekarang.Sek Min melirik, sementara Do Joon mengarahan pandangan pada Presdir Go dan Presdir Go terlihat tertunduk ketakutan. 

Chae Young mendorong Yeo Jin dengan rambut baru yang terlihat sangat cantik, dan modis walaupun duduk dikursi roda. Dua perawat langsung melonggo, Chae Young pun berkata dengan santai mereka pertama kali melihat adik iparnya dan pergi ke arah lift.
Perawat Han berpikir apakah ada adik ipar Chae Young selain Young Ae yang mereka kenal. Perawat tulalit juga binggung siapa adik ipar Chae Young yang dimaksud. Chae Young juga sudah memakai pengawal untuk membawa Yeo Jin keluar dari lantai 12. 

Tae Hyun menuliskan data untuk pendaftaran pernikahannya dengan Yeo Jin, mengunakan KTP dan juga Paspor. Tapi tiba-tiba tanganya diborgol, Detektif Kim langsung membawanya keluar.
 Yeo Jin sudah ada didalam lift dengan penjaga yang sangat ketat bergumam meminta supaya Tae Hyun cepat kembali. Tae Hyun sudah diborgol mengatakan bisa berjalan sendiri.
Detektif Lee yang sudah menunggu didepan berkata Tae Hyun sudah tertangkap jadi tak bisa melakukanya sendiri. Tae Hyun berteriak memberitahu bahwa hidup seseorang ada dalam bahaya jadi meminta untuk membiarkan supaya bisa mendaftarkan pernikahanya lebih dulu.
“Yong Pal, aku punya urusan sendiri, jadi ikut saja dan diam.” kata Detektif Lee, Tae Hyun memohon tapi Detektif tetap mendorongnya masuk ke dalam mobil dengan tangan terborgol. 

Para pelayat silih berganti berdatangan, Do Joon langsung bertanya apakah Presdir Go sudah mencari tahu sesuatu. Presdir Go berbisik memberitahu Mereka semua itu sudah  menerima undangan melalui pesan teks dari Do Joon sendiri. Do Joon kaget, lalu sudah menduga itu adalah dari Yeo Jin. Sek Min melirik seperti itu adalah rencana dirinya karena ponsel Do Joon itu dipegang olehnya.
Sementara didalam mobil, Detektif Lee menerima telp dari Doo Chul yang langsung memujinya  sudah berkerja keras. Detektif Lee yang tak mengenal suara bertanya siapa yang menelpnya.
“Ini aku, Doo Chul. Bukankah kau terlalu keras pada penyelamatmu sendiri?” kata Doo Chul. 

Detektif Lee mengingat kejadian semalam, saat Tae Hyun yang menolongkan ketika jatuh dan paru-parunya terluka. lalu berteriak menanyakan keberadaan Doo Chul tapi dadanya yang sakit menghentikan terikanya. Tae Hyun hanya melirik karena mengetahui Doo Chul yang menelp.
“Jika aku akan menjawab pertanyaanmu, mengapa aku terus melarikan diri?”ucap Doo Chul yang duduk didalam mobil, tepat dibelakang mobil polisi.
“Kau tidak takut, jadi Kau meneleponku sekarang?”kata Detektif Lee
“Kau memiliki Yong Pal sekarang, tapi dia  datang untuk mendaftarkan pernikahannya hari ini. Kenapa tidak membiarkannya? Sebagai imbalannya, aku akan memberimu hadiah Yang sangat besar.” kata Doo Chul
Detektif Lee merasa Doo Chul sedang bermain-main dengan polisi, Doo Chul memberitahu bahwa hadiahnya itu adalah seorang pembunuh. Detektir Lee tak percaya, Doo Chul memberikan informasih bawah orang itu telah membunuh banyak orang dan disewa orang-orang yang berkuasa.
“Aku menjamin kau akan mendapat  promosi khusus setidaknya naik dua jabatan. Dan dia juga  mendorongmu dari atap tadi malam!” kata Doo Chul, Detektif Lee melotot kaget.
“Jadi, jangan mempersulit  orang yang menyelamatkan banyak nyawa dan kejar si pembunuh  yang mengambil nyawa seseorang. Apa yang akan kau lakukan sekarang? Aku punya pengakuannya, juga. Yang harus kau lakukan adalah membawanya.” ucap Doo Chul 

Detektif Lee bertanya bagaimana ia bisa mempercayainya, Detektif Kim pun meminggirkan mobilnya dan Detektif Lee membuka bagasi mobil. Anak buah Presdir Go sudah ada disana dengan mulut dilakban dan diikat.
Doo Chul yang ada didalam mobil tersenyum, karena ia bisa menyelamatkan Yong Pal dan mobilnya terus melaju. Detektif Kim berteriak apa yang terjadi, Detektif Lee melihat ada pita dibagian kaki dengan bertuliskan “hadiah” 

Chae Young akan masuk dengan Yeo Jin, tapi penjaga mengatakan Chae Young boleh masuk tapi penjaganya tak boleh. Chae Young ingin marah tapi Yeo Jin menahannya, akhirnya ia menyuruh pengawalnya menunggu diluar dan akan masuk dengan Yeo Jin, tapi penjaga melarang untuk masuk.
Akhirnya Chae Young menamparnya, Kepala Penjaga yang melihat langsung memarahi anak buahnya, setelah itu meminta maaf dan mempersilahkan Chae Young masuk.
Tae Hyun kembali ke kantor pemerintahan, langsung berlari masuk dan menuliskan surat pernikahan walaupun dengan tangan terborgol. Detektif Kim merasa tak yakin dengan yang mereka lakukan itu benar. Detektif Lee hanya melirik pada Tae Hyun yang sangat serius menuliskan data pendaftaran pernikahan. 

Chae Young menyusuri lorong yang penuh dengan karangan bunga, memberitahu Yeo Jin kalau ia hanya bisa membawanya sampai ditempat itu dan sekarang harus berjuang sendirian, lalu ia akan bertaruh pada tim pemenang pada akhirnya.
Yeo Jin melihat fotonya yang ada didepan lalu meminta Chae Young berhenti mendorongnya. Ia mengingat ucapan Tae Hyun “Jika kau tidak bisa berjalan ke takhta,kau juga tidak akan bisa duduk di atas tahta.”

Ia berjalan ke atas panggung, melepaskan topi dan kacamata hitamnya lalu membalikan badanya. Semua yang ada didalam ruangan kaget melihat Yeo Jin berdiri didepan. Do Joon melirik sinis, sementara di jalan ada sebuah bus dari Hanshin listrik.
Do Joon melihat sekeliling lalu berpura-pura tak tahu apa yang terjadi, Yeo Jin pun menyindir kakaknya yang terkejut melihat  seseorang yang sudah dibunuh olehnya telah hidup kembali, Do Joon berpura-pura tak mengerti dengan yang dikatakan adiknya.
“Kenapa kau memulai sesuatu yang tidak masuk akal?” ucap Do Joon pura-pura tak mengerti
“Astaga...kau memulai ini. Memberitahu orang-orang bahwa aku mati dan melakukan pemakaman ketika aku masih hidup.” kata Yeo Jin dengan mata berkaca-kaca
“Siapa itu? Siapa yang menyatakan kematian adikku?” teriak Do Joon pura-pura tak tahu

Presdir Go dengan senyuman licik memberitahu bahwa Dr Kim Tae Hyun dari departemen operasi yang menyatakan Yeo Jin sudah mati. Do Joon pun mengungkapkan tak mungkin, lalu mengatakan adiknya tak sehat dan menyuruh pengawa membawanya ke rumah sakit. Yeo Jin pun meminta waktu sebelum dibawa.
“Komisaris, aku meminta perlindungan pemerintah untuk diriku sendiri. Han Do Joon mengurungku secara ilegal selama tiga tahun terakhir. Dia menyalahgunakan kuasa yang tidak pernah kuberi dan menjalankan  perusahaan atas kebijakannya sendiri. Jadi aku meminta perlindungan  pemerintah sehingga ia tidak bisa membatasiku lagi. “ ucap Yeo Jin pada komisaris polisi
“Ajukan perintah  penahanan ke pengadilan, dan...” kata Komisaris kepolisian.
Doo Joon langsung menyela, mengungkapkan rasa senang mendengarnya, setelah itu mengajak adiknya untuk dirawat dirumah sakit karena sedang tak sehat, setelah itu bisa bertemu dengan Komisaris atau pengacara untuk melakukan apapun yang diinginkan.
“SeJujur, aku sangat  khawatir tentang jatuhnya saham jadi aku merahasiakan kondisinya. Tapi dia sedang tidak sehat.” kata Doo Joon membela diri
“Komisaris, aku meminta pemeriksaan mentalku dan perlindungan dari lokasi lain, bukan Rumah Sakit Hanshin.” kata Yeo Jin, Komisaris pun itu bisa dilakukan apabila memungkinkan.
Do Joon memanggil wakil direktur untuk memberikan amplop coklat pada Komisaris, tentang surat dari psikiater di Rumah Sakit Hanshin. Ia memberitahu penyakit adiknya adalah kelainan delusional dan sering terjadi kejang dan memiliki  masalah serius tentang upaya bunuh diri jadi membutuhkan pengasingan langsung, perlindungan, dan pengobatan."
Yeo Jin terdiam karena sebelumnya memang seperti itu, Do Joon pun menegaskan bahwa ia adalah satu-satunya wali dari adiknya, dan menegaskan ia tidak akan mencegah otoritas atau pengacara apapun jika ingin berkunjung tapi ia hanya  mengikuti rekomendasi dokter.
“Jadi aku harap kau tidak  mengikuti kelainan delusionalnya,tuan Komisaris . Dan juga, aku harap kau tidak lupa tentang persahabatan dekat antara kau dan mendiang ayahku.” kata Doo Joon seperti memberikan ancaman.
Komisaris terlihat ketakutan, Chae Young terdiam seperti menunggu siapa antara kakak dan adik itu bisa menang. Yeo Jin menatap kakaknya yang bisa mengalahanya, lalu bergumam supaya Tae Hyun cepat datang kembali.  

bersambung ke episode 13 



Sinopsis Yong Pal Episode 12 Part 2 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: xvmwrs
 

Top